Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Lokal untuk Balita Gizi Kurang dan Ibu hamil KEK di 8 Puskesmas Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bangka Barat.



Dok PMT 2025

Kabupaten Bangka Barat berkomitmen menurunkan prevalensi stunting dan KEK dan anemia pada ibu hamil melalui intervensi gizi spesifik. Berdasarkan  Peraturan  Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan Penurunan Stunting. Salah satu upaya kunci adalah pemberian PMT lokal—mengutamakan bahan pangan setempat yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah—bagi ibu hamil dengan KEK serta balita dengan berat badan kurang/risiko gizi kurang. Program ini dilaksanakan serentak di 8 Puskesmas: [Puskesmas Tempilang, Kelapa, Simpang Teritip, Jebus, Puput,Sekarbiru, Mentok, dan Kundi], bekerja sama dengan kader Posyandu, PKK, dan UMKM pangan lokal.

Tujuan

  1. Meningkatkan asupan energi dan protein harian ibu hamil KEK serta balita berisiko gizi kurang.
  2. Mendorong perubahan perilaku konsumsi gizi seimbang berbasis pangan lokal.
  3. Memperbaiki status gizi (kenaikan BB ibu hamil & balita) serta kepatuhan konsumsi sesuai standar.
  4. Menguatkan jejaring layanan gizi antara Puskesmas–Posyandu–keluarga–UMKM.

Program PMT lokal di 8 Puskesmas Kabupaten Bangka Barat memperkuat kemandirian keluarga dalam memenuhi gizi harian dengan memanfaatkan kekayaan pangan setempat. Dengan kolaborasi lintas pihak, pendampingan intensif, serta monitoring terukur, diharapkan terjadi penurunan risiko KEK pada ibu hamil, perbaikan status gizi balita, dan kontribusi nyata pada percepatan penurunan stunting di wilayah kita.

Hasil yang Diharapkan :

  1. Balita gizi kurang mengalami kenaikan berat badan sesuai target per bulan.
  2. Ibu hamil KEK mengalami peningkatan berat badan dan LILA yang signifikan selama masa kehamilan.
  3. Keluarga terbiasa memanfaatkan pangan lokal sebagai menu sehari-hari.
  4. Terwujud kontribusi nyata Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat dalam penurunan prevalensi stunting.

Melalui kegiatan pemberian PMT lokal ini, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari stunting. Kolaborasi antara Puskesmas, kader Posyandu, masyarakat, serta dukungan lintas sektor akan menjadi kunci keberhasilan program ini, sehingga Kabupaten Bangka Barat dapat terus berkomitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.

Kegiatan Pemberian PMT lokal bagi balita gizi kurang dan ibu hamil KEK di Kabupaten Bangka Barat merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui intervensi ini, diharapkan terjadi peningkatan status gizi sasaran, perubahan perilaku konsumsi pangan keluarga, serta kontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.